Jakarta, CNN Indonesia

Hari Raya Idulfitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Banyak yang memanfaatkan momen itu untuk mudik demi merayakan di kampung halaman.

Oleh karenanya, mudik pun seolah sudah menjadi budaya saban Lebaran datang. Mereka yang merantau berjuang menempuh jarak untuk berkumpul dengan keluarga besar.

Pada masa mudik, hampir seluruh moda transportasi umum pun dipadati penumpang. Tak kalah, pemudik dengan kendaraan pribadi juga selalu ramai.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi pemudik yang tak punya kendaraan atau mobil pribadi, mereka acap kali menyewa. Alhasil, jasa sewa atau rental mobil pun kecipratan ‘berkah’ Lebaran.

Wawan, salah satu pengelola Apy Rental di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, salah satunya. Ia mengaku setiap Lebaran, semua unit mobil habis disewa pemudik.

Menurutnya, hal tersebut setidaknya terjadi dalam dua tahun belakangan ini. Meski semua mobil sudah dipesan, permintaan tetap membludak. Oleh karena itu, omzetnya naik pada Idulfitri.

“Sama saja 100 persen habis. Cuma permintaan tinggi. Kalau unit kami sudah disewa semua, lalu ada yang minta lagi, ya full,” katanya saat ditemui CNNIndonesia.com di kantornya, Rabu (27/3).

Lebih rinci, Wawan mengatakan pihaknya memiliki 50 unit kendaraan. Namun, yang tersedia untuk kendaraan pemudik hanya 6-7 unit saja. Pasalnya, sebagian besar mobil sudah disewa secara jangka panjang oleh instansi tertentu. Sewa jangka panjang ini biasanya dihitung per bulan.

Khusus untuk musim mudik, Wawan memberikan paket sewa. Misalnya, untuk Toyota Avanza ia sewakan dengan harga Rp5 juta per 10 hari. Sementara, Innova Reborn sekitar Rp9 juta. Alhasil, khusus untuk kendaraan pemudik saja, omzetnya pun mencapai puluhan juta rupiah.

“Ya puluhan juta rupiah lah,” ucap Wawan.

Sementara itu, Manajemen Sembodo Rent Car Kisnanto Hadi Pribowo menilai permintaan sewa mobil untuk mudik tahun ini belum seramai tahun sebelumnya.

“Kalau di internal kami tahun ini memang ada sedikit penurun, berbeda dari 2022-2023,” ujar pria yang berkantor di bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan itu.

Menurut Kisnanto, penurunan permintaan itu tak lepas dari hype para pemudik. Ia berpendapat pada 2022 gairah masyarakat untuk mudik sangat tinggi.

Sebab, pada tahun tersebut pemerintah baru mengizinkan kembali masyarakat bepergian pasca pandemi covid-19. Hal yang sama juga terjadi di 2023, saat itu keinginan. masyarakat untuk mudik, menurutnya juga masih tinggi.

“Jadi di Minggu kedua Ramadan ini permintaan masih standar, belum sebesar tahun-tahun sebelumnya,” tegas Kisnanto.

Ia mencontohkan pada tahun lalu, jumlah mobil yang disewa pemudik adalah sebanyak 20 unit. Sementara untuk tahun ini turun 25 persen. Artinya, jumlah mobil yang disewa pada Lebaran 2024 ini hanya sekitar 15 unit.

“Iya itu (itungan) kasarnya,” ujarnya.

Kisnanto mengatakan kebanyakan unit yang disewa pemudik adalah mobil keluarga, seperti Kijang Innova.

Berdasarkan informasi di website Sembodo Rent Car, harga sewa Innova 2.0 G A/T adalah Rp600 ribu per hari. Selain Innova, mobil langgan pemudik lainnya adalah Xpander. Harga sewa mobil jenis ini Rp500 ribu per hari.

Kisnanto mengatakan pada saat Lebaran biasanya harga itu naik 20 persen hingga 25 persen. Dengan harga tersebut, kata Kisnanto, maka omzet untuk sewa kendaraan mudik pun bisa sekitar Rp100 juta.

Sama seperti Wawan, Kisnanto mengatakan mayoritas mobil yang disewakan adalah untuk jangka panjang. Pelanggannya pun kebanyakan dari instansi hingga kementerian.

Oleh karena itu, meski permintaan sewa saat Lebaran turun, omzetnya masih terbilang stabil karena terbantu sewa jangka panjang.

“Kalau secara omzet gak terlalu tinggi juga mungkin kisarannya antara Rp100 juta sampai Rp200 juta (per bulan). Itu pun nanti kalau kami lihat laporan bulanan, angka segitu adalah standar,” kata Kisnanto.

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi pada Jumat (5/4). Sementara itu untuk arus balik akan jatuh pada Minggu (14/4).

“Puncak mudik diperkirakan terjadi tanggal 5 sampai 7 April 2024 dan arus balik tanggal 14 sampai 15 April 2024,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers, Senin (18/3).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, kata dia, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 193,6 juta orang. Jumlah itu naik sekitar 60 persen dari tahun lalu yang hanya berjumlah 123,8 juta orang pemudik.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/pta)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *